Permasalahan utama di pomparan Silahisabungan adalah....berapa orang istri Silahisabungan dan iapa aja.....serta berapa orang anak Silahisabungan dan siapa aja.....
Siapakah Op Pinggan Matio yang melahirkan 7T.....boru Matanari atau br Padang Batanghari.......karena dikatakan Loho Raja menikahi boru tulangnya kandung.....maka Pinggan Matio dan Ranimbani harusnya sama2 br Padang Batanghari atau br Matanari...
Boasa Keberatan dongan tubu-ku na sian Paropo/Silalahi Nabolak.....alani sarupa Tarombo-ku dohot Tarombo ni Parna tarsingot Oppung Boru Pintahaomasan.....
SEJARAH POMPARAN RAJA NAI AMBATON:
Raja Nai Ambaton/Tuan Sorba Dijulu adalah anak sulung dari Tuan Sorimangaraja. Tuan Sorba Dijulu dikatakan memiliki 4 orang anak namun ada juga yang mengatakan 5 orang anak, namun Tuan Sorba Dijulu hanya memiliki satu orang boru yang menikah dengan Raja Silahisabungan dan melahirkan anaknya yang diberi nama Silalahi Raja.
Horas dalam kasih!
Sebaiknya, adalah tidak memaksakan impian Anda pada orang lain, dan memaksakan seseorang itu untuk masuk ke dalam gambaran Anda tentang apa yang tepat~berguna untuk mereka. Biarlah mereka memutuskan apa yang tepat~berguna untuk mereka. Tulislah dan beri informasi, dorongan dan semangat untuk membangkitkan motivasi, minat dan daya juang, citarasa dan semangat bersyukur dan bersaksi menjadi rangkaian panjang dalam membentuk karakter dan tujuan hidup dan tanggungjawab mereka
Horas dalam kasih!
Semua orang butuh perhatian dan kepedulian, simpati dan empati. Sebaiknya, tidak mengirimkan ratapan, penghakiman dan pesisme. Kirimkanlah semangat, harapan dan optimisme. Bila berkenan datang bukanlah intervensi dan indoktrinasi, tetapi berilah dorongan dan semangat untuk membangkitkan motivasi, minat dan daya juang, citarasa dan semangat bersyukur dan bersaksi menjadi rangkaian panjang dalam setiap kehidupan dan pelayanan.
Horas dalam kasih!
Kita semua pernah dan sangat mungkin membuat kekhilafan dan kesalahan berikutnya. Pertama, katakan “aku menyesal”, dan kedua “aku bertobat dan menyadarinya”. Ketiga, lalu berani “memperbaiki atau membayar” meski dengan harga yang mahal. Dalam hati kita berkata, “aku tidak tahu dan tidak bisa memperbaikinya, tetapi aku bisa membuatnya lebih baik”. Hal yang baik butuh waktu, maka manusia harus diberi kesempatan. Gunakanlah waktu yang ada!
Tanggapan sekaligus bantahan atas tulisan "Raja Silahisabungan Pewaris 4 pusaka bernilai budaya" oleh saudara Farizal Nasution ....pada harian Sinar Indonesia Baru (SIB) tgl 22 Januari 2006 halaman 9..
Horas dalam kasih ~ ‘met hari Minggu!
Menjadi Ciptaan Baru, diubahkan dari manusia lama menjadi manusia baru~>mau hidup berdamai dengan semua orang. Mengejar kedamaian~>sasaran semua yang kita lakukan. Bersungguh-sungguh, berdamai dengan ALLAH dan sesama. Percaya dan penuh keyakinan bahwa kita bisa mendapatkan kedamaian itu. Kedamaian berhasil dan terbukti apabila disusul dengan perbuatan baik dan benar. Mulailah dari sekarang, dari diri sendiri, keluarga, lingkungan, gereja dan masyarakat. Mau dan sudahkah Anda menikmati kedamaian itu?
Jika mau memberi tanggapan/komentar, di mohon dengan tulisan dan bahasa yang sopan dengan identitas yang jelas, jika identitas tidak jelas tidak akan ditanggapi.
No comments:
Post a Comment
Jika mau memberi tanggapan/komentar, di mohon dengan tulisan dan bahasa yang sopan dengan identitas yang jelas, jika identitas tidak jelas tidak akan ditanggapi.