Sebelum menjadi
pemimpin Parmalim
Huta tinggi, Beliau
adalah Raja
Parbaringin bius Lagu
boti.Raja Mulia
memegang teguh
peranannya untuk
tidak muncul sebagai
sosok perlawanan anti
kolonial, sehingga
lebih didekatkan
kepada Missionaris
Nommensen di
Sigumpar. Ini
merupakan
pengkaderan secara
terselubung agar tidak
segera dipatahkan
oleh gerakan misi
kristen dan penjajah.
Dengan Sikap beliau
maka Agama
Parmalim dapat eksis
hingga kini.
Jadi Parmalim sebagai
Agama monoteis
(menurut keyakinan
penganutnya) juga
mempunyai sekte-
sekte Yaitu: Parmalim
sekte rasulnya Guru
Somalaing
berkedudukan di
Balige, Parmalim sekte
di Huta Tinggi,
Laguboti, yang
dipimpim Rasul Raja
Mulia Naipospos.
Sekte dengan Rasul
Guru Mangantar
Manurung di Si Gaol
Huta Gur-gur, Porsea.
Sekte lain yang sudah
pudar adalah Agama
Putih dan Agama
Teka. Meskipun
demikian Sekarang
Agama Parmalim yang
berpusat di Huta
Tinggi Laguboti adalah
Agama Parmalim yang
sanagt menonjol.
1. Tuhan: Mulajadi Na
Bolon (Yang Maha
Besar tempat semua
makhluk berasal)
2. Tempat Ibadah:
Bale Parpitaan dan
Bale Partonggoan
3. Kita Suci: Tumbaga
Holing
4. Pembawa Agama/
Tokoh Spiritual: Raja
Uti
5. Pantangan: Riba,
Makan Darah, Babi
dan Anjing serta
Monyet
6. Hari Suci: Sabtu
7. Pertama kali berdiri:
497 Masehi atau 1450
tahun Batak
Sandaran Teologis
Filosofi Teologis
dalam pemahaman
Parmalim adalah
tentang sebuah
eksistensi. Eksistensi
manusia harus
didasarkan pada
komunikasi pada
alam. Tanpa itu
keseimbangan tidak
dapat dipertahankan.
Salah satu ujud dari
komunikasi kepada
alam akan
membentuk
penyadaran diri
sebagai makhluk yang
lemah.
Kegulauan dalam
pikiran yang
menimbulkan
pertanyaan dalam diri
akan mendapat
jawaban dari diri itu
sendiri, sebagai sebab
akibat, bahwa segala
sesuatu itu ada karena
ada yang
mengadakannya atau
yang membuatnya
ada.
Siapa yang
mengadakan sesuatu
itu tidak dapat
dijelaskan dengan
alam pikiran manusia.
Tetapi ada suatu
kuasa. Kuasa yang
Maha Besar dan agug
yang tidak dapat
dibandingkan.
Tuhan
Ugamo malim
menyebut kuasa itu
adalah Mulajadi na
Bolon. Mulajadi na
Bolon adalah Tuhan
Yang Maha Esa yang
tidak bermula dan
tidak berujung.
Keberadaannya
adalah kekal untuk
selama-lamanya.
Keberadaan Mulajadi
Nabolon itu dalam
ajaran malim dapat
dipahami dari tonggo-
tonggo atau ayat-ayat
doa berikut ini;
Ompung Mulajadi
nabolon
Ho do namanjadihon
langit na manjadihon
tano
Namanjadihon saluhut
nasa naadong
Ho do namanjadihon
jolma umbahen
naadong
Na manjadihon
harajaon asa adong
Margomgom di toru
ni langitmu, di atas ni
tano on
Dijadihon ho do
tondim jadi anakmu
Ima Raja Nasiakbagi
Margomgom hami di
ruma hamalimon mi
Parajar si oloan jala
marmeme si
bonduton
Ajarna i do nahuoloi
hami
Mamena i do na
huparngoluhon hami
Umbahen ro hami
saluhut ginomgom ni
tondina
Sian holang-holang ni
dosa nauanu on
Marluhut si
pangantaran ni bale
parpitaan
Dohot bale
partonggoan
Marsomba mardaulat
tu ho
Marhite lapir ni tangan
nami marsomba
Timpul ni daupa
dohot pangurason
Indahan na las
Dengke ni lean
Pira ni ambalungan
Manuk lahi bini
Hambing puti si
tompion
Teori-teori teologis
yang dimengerti
dalam ayat-ayat
tersebut adalah
bahwa Mulajadi na
Bolon atau Tuhan itu
wujud atau ada. Tetapi
tidak dapat dilihat. Dia
tidak bermula dan
tidak mempunyai
ujung. Dia dapat
dihubungi dan
dijumpai hanya dalam
alam spiritual. Teori ini
mengatakan bahwa
dia dapat disembah
dengan sesaji. Dapat
dipuji dalam
kehidupan yang lebih
mendalam dari
kehidupan manusia.
Dia adalah mutlak
absolut, Maha Esa,
Maha Kuasa, Maha
Agung dan tidak
dapat dibandingkan.
Dia dekat dan jauh
dari alam ciptaannya.
Dia adalah kuasa
menghukum dan
kuasa mengampuni.
Kuasa kasih dan kuasa
murka. Demikianlah
sifat-sifat Mulajadi Na
Bolon, Tuhan yang
satu bersadarkan
Ugamo Malim.
Keberadaan kuasa
Mulajadi Nabolon
menurut ugamo
malim terpencar
dalam wujud Debata
Natolu, Debata Na
Tolu adalah wujud
kuasa dari tiga fungsi
kuasa Tuhan Yang
Maha Esa.
8- Agama Parmalim
adalah Kepercayaan
Asli Batak dan bagian
dari budaya Batak.
No comments:
Post a Comment
Jika mau memberi tanggapan/komentar, di mohon dengan tulisan dan bahasa yang sopan dengan identitas yang jelas, jika identitas tidak jelas tidak akan ditanggapi.