Saturday, 4 June 2011

Pultak pultak

Pultak-pultak (Physalis
angulata L.)
Pultak-pultak (Physalis
bodinieri L.) secara
umum diketahui
dengan nama ciplukan
dan banyak tumbuh
disembarang tempat
seperti di pekarangan
rumah, di ladang, di
tanah lembab sampai
kering dan tidak
tergenang air. Pohon
pultak-pultak tumbuh
tidak sampai setinggi 1
m dan bercabang-
cabang berongga
sehingga batangnya
gampang terputus
karena hanya sedikit
memiliki serat kayu
pada pangkal batang
bagian bawah.
Buahnya apabila
sudah matang
berwarna kekuningan
mengkilat berbentuk
bulat lebih kecil dari
kelereng atau guli.
Rasa buah yang
matang manis segar,
sementara yang belum
matang terasa pahit.
Buahnya berbiji
banyak mirip tomat.
Buahnya terbungkus
dengan kulit buah
yang mirip daun kulit
ari dan apabila
digepuk akan
menimbulkan suara
seperti meledak
makanya orang Batak
bilang pultak-pultak
(pultak = pecah
menimbulkan suara).
Kandungan kimia yang
terdapat pada pultak-
pultak adalah asam
klorogenat
(Chlorogenik acid
C27H44O-H2O), asam
sitrun, asam malat,
fisalin, alkaloid, tanin,
kriptoxantin, asam
alaidik, gula, vitamin
C. Pultak-pultak dapat
mengaktifkan fungsi-
fungsi kelenjar dan
bersifat analgesik
(penghilang rasa
sakit), pereda batuk,
penawar racun.
Seluruh bagian
tanaman dapat
digunakan sebagai
obat baik untuk obat
luar maupun
dimunum diantaranya
influensa, sakit
tenggorok, paru-paru,
batuk rejan (pertusis),
radang saluran
pernafasan (bronkitis),
hepatitis, disentri,
hipertensi, diabetes
melitus, ayan, bisul,
borok, radang gusi,
gondong (parotitis),
herpes zoster, buah
zakar bengkak.
Secara umum
pengobatan untuk
obat luar hanya
digiling sampai halus
dan ditempelkan pada
yang sakit, sedang
untuk pengobatan
minum dilakukan
dengan merebusnya
lalu diminum. Berikut
resep yang dapat
diberikan:
1) Penyakit Influensa,
sakit tenggorokan,
gondongan, paru-
paru, batuk rejan,
pembengkakan
prostat,
pembengkakan buah
pelir/zakar (orchitis).
Seluruh tumbuhan
dari mulai akar,
batang,daun buah
dicuci bersih lalu
direbus dengan 1 liter
air sampai tinggal
setengahnya. Air
rebusan disaring
disiapkan 3 baian
untuk diminum hangat
3 kali dalam sehari.
Lakukan secara rutin.
2) Penyakit kencing
manis (diabetes
melitus). Seluruh
tumbuhan dari mulai
akar, batang,daun
buah dicuci bersih lalu
direbus dengan 3
gelas air sampai
tinggal 1 gelas. Air
rebusan disaring dan
diminum hangat 1 kali
dalam sehari. Lakukan
secara rutin.
3) Penyakit Ayan/
sawan (epilepsi). Buah
(mentah atau matang)
sebanyak 10 butir
dimakan langsung
setiap hari secara
rutin.
4) Bisul. Daun pultak-
pultak secukupnya,
dicuci dan ditumbuk
halus lalu ditempelkan
pada sekeliling bisul
dan dibungkus dengan
kain perban. Ganti
pemakaian 2 x sehari.
5) Borok. Daun
pultak-pultak
secukupnya dicuci lalu
ditumbuk halus dan
ditambah 2 sendok
makan kapur sirih lalu
ditempelkan pada
borok dan dibalut
dengan perban.
lakukan pemakaian 2
x sehari.

No comments:

Post a Comment

Jika mau memberi tanggapan/komentar, di mohon dengan tulisan dan bahasa yang sopan dengan identitas yang jelas, jika identitas tidak jelas tidak akan ditanggapi.